MACAM-MACAM ZAKAT

Posted by Hendra Pakpahan 0 komentar

Macam-macam zakat adalah:
1.      Zakat ternak
Zakat hasil ternakan meliputi unta, sapi, kerbau dan kambing atau biri-biri yang diatur menurut nisab dan haulnya yang berlaku masing-masing.
2.      Zakat tumbuh -tumbuhan dan buah-buahan
Setiap yang dikeluarkan (dihasilkan) dari tanah baik yang basah maupun yang kering zakatnya sepersepuluh kalau diairi dengan memakai air tadah hujan, tetapi apabila pengairannya memerlukan irigasi zakatnya hanya seperlima. Iman Abu Hanifah berpendapat diwajibkan zakat pada semua macam hasil dari tanaman terkecuali pohon-pohon yang dijadikan kayu api, tebu dan rumput. Karena itu zakat tumbuhan hanya disyaratkan nisab sebagaimana juga berlaku pada harta kekayaan yang diwajibkan zakat.
3.      Zakat Emas dan Perak
Zakat emas dan perak disyaratkan nisab dan haul. Adapun perhiasan wanita yang tidak dizakati ialah perhiasan yang terjadi pakaian yang dipakainya sehari-hari menurut adat kebiasaan.
4.      Zakat Tambang
Diwajibkannya mengeluarkan zakat dari semua macam tambang yang dikeluarkan dari tanah, baik tambang itu keras seperti emas, perak, dan besi atau tambang yang berbentuk cair seperti minyak, raksa atau juga yang menyerupai batu yang dapat dipecahkan seperti permata. Disyaratkan wajib zakatnya ialah sapai nisabnya sesudah dibersihkan.
5.      Zakat Rikaz
Rikaz adalah harta benda yang terpendam dimasa jahiliyah (sebelum Islam) yang terdapat ditanah yang tidak dimiliki oleh seseorang atau dijalankan. Dan yang meliputi pemiliknya adalah orang yang mendapatnya diwajibkan kepada yang menemukan benda itu untuk mengeluarkan zakatnya seperlima, baik itu orang muslim atau zimmi, baik dewasa atau belum dewasa.
6.      Zakat Harta Dagangan
Harta dagangan termasuk semua harta yang didagangkan yang bukan termasuk benda-benda berharga seperti emas dan perak.Barang dagangan termasuk semua jenis benda selain kedua benda diatas tadi, seperti tumbuh-tumbuhan, binatang ternak, tanah, harta benda yang lain, yang diperdagangkan oleh pemiliknya untuk mengejar keuntungan. Harta perdagangan ini diwajibkan zakatnya apabila sampai nisabnya sesudah dinilai harganya dengan emas atau perak, sesudah sampai haul tanpa memandang apakah benda itu bertambah atau berkurang pada pertengahan haul, tetapi nisab diperhitungkan pada awal dan akhir haul. Keuntungan ditambah denga jumlah capital pada akhir haul.

2)      Jizyah
Jizyah adalah harta tertentu yang diambil (dipungut) dari orang zimmi (warga negara yang bukan menganut agama Islam) dan merupakan pajak yang dikenakan kepada orang yang bukan muslim dan diserahkan kepada negara apabila dia sudah dianggap sebagai seorang zimmi. Jizyah ini ditetapkan berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah serta Ijma’para ulama. Di dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman : Q.S. At-Taubah :29)

3)      Al-Kharaj
Kharaj adalah pajak yang dikenakan kepada tanah yang dimiliki oleh orang-orang yang bukan Islam dalam sesuatu peperangan, kemudian tanah itu dibiarkan berada ditangan pemiliknya.Kharaj merupakan pajak tanah yang dimiliki oleh kaum yang bukan beragama Islam kemudian daerah mereka itu diduduki oleh nkaum muslimin sedang tanah itu tetap ditangan pemiliknya untuk menggarap dan menanaminya.

4)      Al-‘Usyr
Adalah pajak perdagangan yang dikenakan kepada orang-orang zimmi dan mustamin. Al-usyr yang dikenakan kepada orang-orang zimmi terhadap harta perdagangan mereka, apabila dipindahkan dari suatu daerah ke daerah yang lain didalam kawasan negara Islam dan jumlah yang harus mereka keluarkan untuk membayar ‘usyr sebanyak seperlima.
Adapun kepada orang mustamin ialah orang-orang yang bukan Islam dan bukan warga negara Islam yang berada pada kawasan negara Islam dengan izin pemerintah dikenakan ‘Usyr terhadap barang dagangnya yang masuk kenegara Islam.



5)      Al-Ghanimah dan Al-Fa-i
Ibnu Taimiyah mengatakan yang dimaksudkan dengan ghanimah itu ialah harta benda yang dirampas dari orang-orang kafir dalam peperangan. Ghanimah dapat pula dinamakan Al-anfal karena harta itu merupakan tambahan pada harta kekayaaan kaum  muslimin. Al-Fai adalah harta kekayaan yang  dirampas  atau diambil dari orang-orang kafir tanpa peperangan.


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: MACAM-MACAM ZAKAT
Ditulis oleh Hendra Pakpahan
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://dinulislami.blogspot.com/2013/02/macam-macam-zakat.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Post a Comment