Al Qowiyyu (Yang Maha Kuat)

Posted by Hendra Pakpahan 1 komentar
Alhamdulillaahirabbil'aalamiin, Allahuma shalli 'ala Muhammad waala aalihi washaabihii ajmai'iin. 

Saudaraku yang budiman, sesungguhnya Allah Maha Kuat. Seberapa besarpun kekuatan yang dimiliki makhluk jelas tidak akan menyamai kekuatan-Nya. Akan tetapi Allah menyukai orang-orang yang kuat baik secara fisik maupun non-fisik, seperti disabdakan Rasulullah saw, “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih di sukai Allah daripada mukmin yang lemah walaupun dalam keduanya ada kebaikan.”

Ada beberapa kekuatan yang bisa dimiliki makhluk yakni kekuatan fisik, finansial, mental, intelektual dan kekuatan ruhiyah. Seluruh kekuatan ini bila terkumpul pada pribadi seorang muslim akan melahirkan mausia prima yang lebih unggul dan lebih dicintai Allah. Bagaimana caranya agar sigma kekuatan tersebut bisa menjadi kekuatan penuh berkah?

Pertama kekuatan fisik. Jika fisik kita kuat dan sehat, Insya Allah kita bisa berbuat lebih banyak untuk melayani umat, bahkan bisa digunakan untuk mencegah kezhaliman. Karena itu memperbaiki gizi dan menjaga kesehatan merupakan bagian dari ibadah.

Kedua kekuatan finansial. Sesungguhnya para pencinta itu mencari dunia untuk kepuasan dirinya, sementara pecinta Allah, ia akan memaksimalkan kemampuannya di bidang finansial ini untuk mencari keridhoan Allah. Karenanya ia berusaha untuk terus meringankan beban saudaranya dengan memberikan bantuan materil, berupaya menegakkan syiar Islam dengan cara membackup segala biaya yang dikeluarkan dalam rangka dakwah Islamiyah, dan seterusnya. Dengan demikian kekuatan finansial ini membawanya untuk dekat kepada Sang Maha Pemberi Rezeki.

Ketiga kekuatan itelektual. Pupuk keimanan adalah ilmu. Dengan ilmu maka fondasi keimanan akan lebih kokoh. Selama ini kita terfokus kepada harta, pangkat, jabatan, dan popularitas. Tapi semua itu hanya kan menjadi boomerang jika tidak kita melandasinya dengan fondasi ilmu yang kuat. Karena itu, kuatkanlah ilmu untuk menguatkan keimanan kita. Lakukan riyadhoh (latihan) setiap hari agar tidak mudah sakit hati, latihan kuat mental, latihan tidak mudah tersinggung, dan sebagainya.

Keempat kekuatan ruhiyah. Kekuatan ruhiyah dapat dibangun dengan cara mensucikan diri, mendekatkan diri kepada Allah melalui latihan shalat tahajud setiap malam latihan shaum Senin Kamis, bersedekah, menundukkan pandangan, menjaga lisan berbicara seperlunya dan zikir shalat tepat waktu, serta menjaga wudhu. Semakin kita mendekat kepada Allah, hati akan semakin bercahaya, makin kokoh ruhiyah kita, makin besar daya gugah lisan kita karenanya.

Kekuatan itu butuh latihan, tak ada kekuatan tanpa latihan. Semakin mental kita terlatih maka Insya Allah semua persoalan hidup akan terasa lebih ringan.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Al Qowiyyu (Yang Maha Kuat)
Ditulis oleh Hendra Pakpahan
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://dinulislami.blogspot.com/2013/03/al-qowiyyu-yang-maha-kuat.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

1 komentar:

Zulherma*Rindu Islami said...

Sungguh kaffah...alhamduliLlah..hebat..

Post a Comment